Cari Blog Ini

Jumat, 14 November 2025

Al A'raf 51: Tafsir & ayat terkaitnya

 

Berikut tafsir Surah Al-A‘raf ayat 51 secara ringkas, padat, dan komplit, gaya ahli tafsir mumpuni:


📖 Ayat

الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَهُمْ لَهْوًا وَلَعِبًا وَغَرَّتْهُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا ۚ فَالْيَوْمَ نَنسَاهُمْ كَمَا نَسُوا لِقَاءَ يَوْمِهِمْ هَٰذَا وَمَا كَانُوا بِآيَاتِنَا يَجْحَدُونَ


🕌 Tafsir Ringkas & Padat

1. Sesatnya sikap terhadap agama

Ayat ini menjelaskan keadaan orang-orang kafir:

“Mereka menjadikan agama sebagai permainan dan senda gurau.”

Maksudnya:

  • Menganggap agama tidak serius,
  • Meringankan perintah-perintahnya,
  • Menertawakan syariat dan para pemeluknya.

2. Tertipu oleh dunia

Mereka terlena oleh kesenangan dunia, harta, kedudukan, dan hawa nafsu sehingga mengabaikan akhirat.

3. Balasan setimpal di akhirat

Allah berfirman:

“Maka pada hari ini Kami ‘melupakan’ mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan hari ini.”

“Melupakan” di sini bukan berarti Allah lupa, tetapi:

  • Tidak memberi rahmat,
  • Tidak memperhatikan,
  • Membiarkan mereka dalam azab sebagai balasan karena dulu melalaikan akhirat.

4. Keingkaran terhadap ayat Allah

Mereka dahulu mendustakan ayat-ayat Allah, baik ayat Al-Qur’an maupun tanda-tanda kekuasaan-Nya.


📚 Pelajaran Penting

  • Menganggap agama sebagai bahan candaan adalah dosa besar.
  • Kelalaian dunia dapat menggerakkan manusia hingga melupakan akhirat sepenuhnya.
  • Balasan Allah selaras dengan perbuatan manusia.
  • Orang yang melupakan perintah Allah akan diperlakukan sepadan pada hari kiamat.

📚 Ayat Terkait (Tentang melalaikan agama & tertipu dunia)

1. Al-Hadid 20

الحياة الدنيا لعب ولهو
“Kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurau.”

2. Yunus 7–8

Mereka yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Allah disiapkan azab pedih.

3. Al-Jatsiyah 34

الْيَوْمَ نَنسَاكُمْ كَمَا نَسِيتُمْ لِقَاءَ يَوْمِكُمْ هَٰذَا
Sama persis dengan ancaman ayat ini.

4. Al-Ma’un 4–5

Kecelakaan bagi orang yang lalai dari salatnya.

5. Al-Ahzab 63

Manusia sering tertipu oleh dunia dan melupakan akhirat.


Jika Anda ingin tafsir ayat berikutnya (Al-A‘raf 52), cukup katakan “Ya”.

Al A'raf 50 :Tafsir & ayat terkait

 

Berikut tafsir Surah Al-A‘raf ayat 50 secara ringkas, padat, dan komplit, gaya ahli tafsir mumpuni:


📖 Ayat

وَنَادَىٰ أَصْحَابُ النَّارِ أَصْحَابَ الْجَنَّةِ أَنْ أَفِيضُوا عَلَيْنَا مِنَ الْمَاءِ أَوْ مِمَّا رَزَقَكُمُ اللّٰهُ ۚ قَالُوا إِنَّ اللّٰهَ حَرَّمَهُمَا عَلَى الْكَافِرِينَ


🕌 Tafsir Ringkas & Padat

1. Teriakan penghuni neraka

Penghuni neraka memanggil penghuni surga:

“Limpahkan kepada kami sedikit air atau rezeki dari apa yang Allah beri kalian!”

Ini menggambarkan rasa dahaga, lapar, dan kesengsaraan yang tak tertahankan.

2. Permintaan yang tidak akan dikabulkan

Penghuni neraka meminta bukan kepada Allah, tetapi kepada penghuni surga, karena putus asa dari rahmat Allah.
Namun permintaan itu tetap ditolak.

3. Jawaban penghuni surga

Penghuni surga menjawab:

“Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya (air dan rezeki surga) atas orang-orang kafir.”

Artinya, nikmat surga hanya untuk orang beriman, dan tidak satu tetes pun diberikan kepada penghuni neraka.

4. Hikmah & Pelajaran

  • Kekafiran menghalangi seluruh rahmat Allah di akhirat.
  • Penyesalan tidak bermanfaat pada hari kiamat.
  • Hubungan sosial terputus: orang beriman tidak dapat menolong orang kafir.
  • Gambaran dahsyatnya azab neraka yang membuat mereka meminta sekadar setetes air.

📚 Ayat Terkait (Tentang keadaan penghuni neraka & permintaan mereka)

1. Ibrahim 16–17

Minuman penghuni neraka seperti air mendidih yang merobek usus.

2. Al-Kahfi 29

Makanan penghuni neraka seperti zaqqum dan minuman seperti air panas yang menyiksa.

3. Al-Mu’min 49–50

Permintaan penghuni neraka kepada penjaga-penjaganya agar diringankan azab — semuanya ditolak.

4. Al-Anbiya 100

Mereka merintih dan tak menemukan jalan keluar.

5. Al-Furqan 65–66

Neraka adalah seburuk-buruk tempat menetap dan bersandar.


Jika Anda ingin tafsir ayat berikutnya (Al-A‘raf 51), cukup katakan “Ya”.

Al A'raf 49 dan ayat terkaitnya

 

Berikut tafsir Surah Al-A‘raf ayat 49 secara ringkas, padat, komplit, gaya ahli tafsir mumpuni:


📖 Ayat

أَهَٰؤُلَاءِ الَّذِينَ أَقْسَمْتُمْ لَا يَنَالُهُمُ اللّٰهُ بِرَحْمَةٍ ۚ ادْخُلُوا الْجَنَّةَ لَا خَوْفٌ عَلَيْكُمْ وَلَا أَنتُمْ تَحْزَنُونَ


🕌 Tafsir Ringkas & Padat

1. Ucapan Aṣḥābul-A‘rāf kepada pemimpin kafir

Mereka berkata kepada para pembesar yang pernah menghina kaum beriman yang lemah:

“Apakah ini orang-orang yang kalian dahulu bersumpah bahwa Allah tidak akan memberi mereka rahmat?”

Yaitu orang-orang miskin, dianggap hina, dan diremehkan di dunia.

2. Pengangkatan derajat orang beriman yang dulu diremehkan

Allah memuliakan mereka di akhirat. Penghinaan dunia tidak mengurangi kedudukan mereka di sisi Allah.

3. Perintah masuk surga

Kepada orang beriman itu dikatakan:

“Masuklah kalian ke surga. Tidak ada ketakutan dan tidak pula kesedihan bagi kalian.”

Ini adalah puncak kemuliaan: aman dari segala ketakutan masa depan dan kesedihan masa lalu.

4. Pelajaran Utama

  • Patokan kemuliaan adalah takwa, bukan status sosial.
  • Orang yang meremehkan hamba Allah bisa menjadi orang paling merugi.
  • Allah mengangkat derajat orang beriman walaupun lemah di mata manusia.

📚 Ayat Terkait (Tentang kemuliaan orang beriman & terabaikannya kesombongan)

1. Al-Hujurat 13

إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللّٰهِ أَتْقَاكُمْ
Kemuliaan di sisi Allah ditentukan oleh takwa.

2. Ash-Shaffat 20–21

Kondisi hari keputusan, saat kebenaran menjadi nyata.

3. Al-Fajr 15–16

Manusia keliru menilai kemuliaan hanya dari harta.

4. Al-Mu’minun 109

Doa orang beriman yang dahulu diejek kaum kafir.

5. Al-An‘am 52

Jangan mengusir orang beriman yang miskin.


Jika Anda ingin tafsir ayat berikutnya (Al-A‘raf 50), cukup katakan “Ya”.

Al a'raf 48 dan ayat terkaitnya

 

Berikut tafsir Surah Al-A‘raf ayat 48 secara ringkas, padat, dan komplit, gaya ahli tafsir mumpuni:


📖 Ayat

وَنَادَىٰ أَصْحَابُ الْأَعْرَافِ رِجَالًا يَعْرِفُونَهُم بِسِيمَاهُمْ قَالُوا مَا أَغْنَىٰ عَنكُمْ جَمْعُكُمْ وَمَا كُنتُمْ تَسْتَكْبِرُونَ


🕌 Tafsir Ringkas & Padat

1. “Aṣḥābul-A‘rāf”
Ialah kelompok manusia yang berada di tempat tinggi antara surga dan neraka. Mereka mengenali penghuni dua negeri itu melalui tanda-tanda wajah. (Tafsir Ibn Katsir).

2. Mereka memanggil para pemimpin kafir
Mereka melihat orang-orang sombong yang dahulu memimpin kebatilan dan berkata:

“Harta dan kekuasaan kalian tidak berguna hari ini.”

3. Celaan terhadap kesombongan
Ayat ini menegaskan bahwa kekayaan, pengikut, jabatan, dan kesombongan tidak akan menyelamatkan dari azab.

4. Hikmah Utama
– Kesombongan adalah penyebab kehancuran paling besar.
– Amal shaleh, bukan status sosial, yang menentukan keselamatan.
– Orang beriman di A‘raf mendapat posisi melihat jelas hakikat kedua golongan.

5. Pelajaran Moral
– Jangan tertipu harta.
– Jangan takabur atas nikmat.
– Kedudukan dunia tidak ada nilainya pada hari akhir.


📚 Ayat Terkait (Tentang Kesombongan & Tidak Bermanfaatnya Harta/pengikut di Akhirat)

1. Al-Muddatsir 48

فَمَا تَنفَعُهُمْ شَفَاعَةُ الشَّافِعِينَ
“Tidak bermanfaat syafaat bagi mereka.”

2. Saba’ 31

وَمَا أَمْوَالُكُمْ وَلَا أَوْلَادُكُم بِالَّتِي تُقَرِّبُكُمْ...
“Harta dan anak-anak kalian tidak mendekatkan kalian kepada Kami.”

3. Ghafir 47–48

Pertikaian ahli neraka antara pemimpin dan pengikut.

4. Asy-Syu‘ara 88–89

يَوْمَ لَا يَنفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ
“Hari di mana harta dan anak tidak berguna.”

5. Luqman 18

إِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ
“Allah tidak menyukai orang sombong.”


Jika Anda menginginkan tafsir ayat berikutnya (ayat 49) atau ingin dibuatkan versi sangat ringkas, silakan katakan “Ya”.