Berikut tafsir Surah Al-A‘raf ayat 49 secara ringkas, padat, komplit, gaya ahli tafsir mumpuni:
📖 Ayat
أَهَٰؤُلَاءِ الَّذِينَ أَقْسَمْتُمْ لَا يَنَالُهُمُ اللّٰهُ بِرَحْمَةٍ ۚ ادْخُلُوا الْجَنَّةَ لَا خَوْفٌ عَلَيْكُمْ وَلَا أَنتُمْ تَحْزَنُونَ
🕌 Tafsir Ringkas & Padat
1. Ucapan Aṣḥābul-A‘rāf kepada pemimpin kafir
Mereka berkata kepada para pembesar yang pernah menghina kaum beriman yang lemah:
“Apakah ini orang-orang yang kalian dahulu bersumpah bahwa Allah tidak akan memberi mereka rahmat?”
Yaitu orang-orang miskin, dianggap hina, dan diremehkan di dunia.
2. Pengangkatan derajat orang beriman yang dulu diremehkan
Allah memuliakan mereka di akhirat. Penghinaan dunia tidak mengurangi kedudukan mereka di sisi Allah.
3. Perintah masuk surga
Kepada orang beriman itu dikatakan:
“Masuklah kalian ke surga. Tidak ada ketakutan dan tidak pula kesedihan bagi kalian.”
Ini adalah puncak kemuliaan: aman dari segala ketakutan masa depan dan kesedihan masa lalu.
4. Pelajaran Utama
- Patokan kemuliaan adalah takwa, bukan status sosial.
- Orang yang meremehkan hamba Allah bisa menjadi orang paling merugi.
- Allah mengangkat derajat orang beriman walaupun lemah di mata manusia.
📚 Ayat Terkait (Tentang kemuliaan orang beriman & terabaikannya kesombongan)
1. Al-Hujurat 13
إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللّٰهِ أَتْقَاكُمْ
Kemuliaan di sisi Allah ditentukan oleh takwa.
2. Ash-Shaffat 20–21
Kondisi hari keputusan, saat kebenaran menjadi nyata.
3. Al-Fajr 15–16
Manusia keliru menilai kemuliaan hanya dari harta.
4. Al-Mu’minun 109
Doa orang beriman yang dahulu diejek kaum kafir.
5. Al-An‘am 52
Jangan mengusir orang beriman yang miskin.
Jika Anda ingin tafsir ayat berikutnya (Al-A‘raf 50), cukup katakan “Ya”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar